Senin, 26 Agustus 2013

MENEMBUS DAN MENGATASI BATAS MENTAL


MENEMBUS DAN MENGATASI BATAS MENTAL
Ibrani 12:1-4
Setidaknya, dari setiap kita mungkin sedang mengidap satu dari dua penyakit mental ini, yaitu mental superior atau mental inferior. Tidak percaya? Ayo kita teliti.
Mental superior adalah mereka yang merasa dirinya jauh lebih baik dari orang lain dan orang lain lebih buruk bahkan lebih menjijikkan dari dirinya. Misalnya, kamu suka SNSD dan teman kamu suka JKT48, pasti kamu akan menganggap mereka yang suka JKT48 itu menjijikkan. Apakah kamu menderita penyakit ini?
Mental inferior adalah kebalikan dari mental superior, mereka merasa dirinya jauh lebih buruk dan payah daripada orang lain. Mereka merasa dirinya orang yang tidak berguna dan tidak berarti. Apakah kamu menderita penyakit ini?
Jika kamu tidak mengidap salah satu penyakit di atas, bersyukurlah berarti kamu sehat. Jika kamu mengidap salah satunya, berhati-hatilah itu artinya kamu sedang mengidap penyakit mental. Kamu harus segera menembus dan mengatasi batas mental itu.
Untuk yang bermental superior, perhatikanlah ini:
“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah” Ibrani 12:2.
Tuhan kita bukanlah Tuhan yang memegahkan diri, melainkan Tuhan yang merendahkan diri bagi umat-Nya. Mengapa justru kita menyombongkan diri?
Untuk yang bermental inferior, perhatikanlah ini:
“Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa” Ibrani 12:3.
Tuhan berkorban luar biasa supaya kita tidak menjadi lemah dan putus asa. Jangan sia-siakan pengorbanannya.
Agar kita bermental sehat, marilah kita selalu tertuju kepada Kristus dan perhatikanlah semua hidup dan pengorbananNya untuk kita. 


Nuryanto Gracia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar